Get this widget!

Minggu, 30 Oktober 2016

Tips Merawat Cucak Jenggot Agar Cepat Gacor

By on 05.26
Memiliki burung yang gacor adalah suatu keharusan bagi pecinta burung, mempunyai Cucak Jenggot gacor akan sangat membuat pemiliknya bahagia terutama saat mendengar besetannya yang tajam.
                                                          Image result for cucak jenggot
Tips Perawatan Harian Cucak Jenggot
Melakukan pengembunan pada burung cucak jenggot, bisa dengan cara mengeluarkan burung pagi-pagi hari sekali sekitar pukul 5. Setelah itu burung langsung dimandikan menggunakan Shampo Jatijajar karena Shampo Jatijajar ini dapat membantu melembutkan bulu pada burung. Semprotkan air yang sudah dicampurkan Shampo Jatijajar pada burung hingga basah kuyup dan diangin-anginkan sekitar 15 menitan baru setelah itu dikerodong (fungsi kerodong disini maksudnya untuk menghindari burung terkena sinar matahari dulu) atau bisa juga langsung diangin-anginkan di dalam rumah kalau burung tidak terbiasa di kerodong. Buka kerodong sebelum jam 8 pagi atau bisa juga dengan mengeluarkan burung sebelum jam 8 untuk dijemur.
Seperti diketahui, mandi malam pada beberapa spesies burung kicauan mampu mendongkrak performa suaranya. Bahkan beberapa jenis burung yang rutin diterapi mandi malam ternyata mampu memberikan hasil cukup positif dalam penampilan dan suara kicauannya, misalnya jenis punglor seperti anis merah dan anis kembang, atau burung cendet.
Terapi mandi malam secara rutin juga bisa diterapkan pada burung cucak jenggot, terutama burung yang masih dalam kondisi bakalan / muda hutan, juga pada burung yang mengalami macet bunyi. Untuk memberikan hasil maksimal, mandi malam juga perlu diikuti treatment lain seperti pemberian pakan yang tepat. Itu semua harus dilakukan agar burung peliharaan kita mau berbunyi dengan rajin.
Mandi malam secara teratur
Burung cucak jenggot yang masih dalam kondisi bakalan / muda hutan maupun yang dalam kondisi macet bunyi bisa diberikan terapi mandi malam dengan menggunakan Shampo Jatijajar sampai basah kuyup secara rutin selama beberapa hari. Mandi malam bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, tergantung kebiasaan burung. Misalnya mandi semprot, atau memasukkan burung ke dalam karamba mandi. Waktu memandikan bisa dilakukan antara pukul 19.00–20.30 malam hari selama 10–20 menit. Setelah dimandikan, burung diangin-anginkan di dalam ruangan yang terang. Agar burung tetap terlihat sehat, tidak salahnya sangkar dan kerodongnya pun dicuci dengan Shampo Jatijajar karena Shampo Jatijajar ini bisa membunuh kuman dan kutu pada sangkar burung, itu semua bisa membantu burung terjaga dari segala penyakit dan bakteri.
Pemberian Pakan Tambahan
Selain mandi malam, ada hal lain yang bisa membantu meningkatkan performa suara cucak jenggot, yaitu pemberian pakan tambahan. Ada dua model pakan tambahan yang bisa diberikan, yaitu :
Potongan jahe yang dimasukkan ke dalam perut jangkrik
Jika burung cucak jenggot menggemari jangkrik, Anda bisa mencoba cara ini. Masukkan jahe yang dipotong kecil-kecil (seukuran voer burung) ke dalam bagian perut jangkrik, sebelum jangkrik diberikan kepada burung.
Pemberian jangkrik dilakukan ketika burung sedang dianginkan usai mandi malam.
Memberikan pakan racikan
Kalau Anda repot, cara kedua ini bisa diterapkan, yaitu memberikan racikan khusus kepada cucak jenggot.
Bahan-bahan :
  • Telur bebek mentah (diambil putih telur saja).
  • 2 sendok makan kroto segar yang bersih (dipisahkan semutnya)
  • 1 potong buah apel, kemudian diparut atau ditumbuk hingga halus.
Cara membuat:
Semua bahan dicampur hingga menyatu dengan menggunakan blender atau diaduk menggunakan sendok.
Cara penyajian:
Berikan 1 sendok teh saja ketika burung sedang diangin-anginkan usai menjalani mandi malam.
Setelah diberi racikan khusus, burung di kerodong untuk beristirahat hingga dikeluarkan pada pagi harinya untuk tujuan pengembunan. Lakukan secara rutin hingga burung Cucak Jenggot anda menjadi lebih gacor dan rajin bunyi. “Selamat Mencoba” 

Cara Mengatasi Lovebird Over Birahi

By on 04.52
Cara Mengatasi Lovebird Over Birahi

Mengatasi masalah burung yang mengalami over birahi adalah suatu hal yang tentunya sudah tidak asing lagi. Kenapa saya bilang sudah tidak asing? Yah karena pada umumnya semua burung akan mengalami yang namanya birahi berlebih atau over dan tidak terkecuali burung lovebird. sama seperti burung lainnya seperti kenari, murai batu dan lainnya, lovebird  juga akan menemukan di mana burung akan mengalami birahi yang sangat over, oleh sebab itu sobat tidak perlu cemas dan tetap tenang.

Harus sobat tahu over birahi adalah kondisi di mana  burung mengalami daya seksual (Libido) yang mudah sekali meningkat, ntah itu di sebabkan karena rangsangan oleh lovebird lain ataupun karena terlalu banyak mengkonsumi pakan yang berprotein tinggi. Cara mengatasi lovebird over birahi ini terbilang gampang gampang susah, ada yang berhasil dan ada juga yang masih gagal, namun apa salahnya jika sobat mencoba tips tips lain yang masih banyak dan sudah di sediakan di internet.


Nah untuk sobat yang sedang beternak lovebird tentunya akan sangat merepotkan sekali karena akan membuat dampak yang sangat negative bagi sobat, di mana indukan lovebird akan sering keluar sarang dan malas untuk melolohkan anakannya atau indukan sering menyerang pasangan nya, kemudian  untuk mengatasi lovebird over birahi ini sobat harus tahu ciri dan prilaku burung yang sedang mengalami over pada birahi, berikut ini ciri lovebird yang sedang mengalami birahi berlebih

                                                            Image result for lovebird over birahi

Ciri Lovebird over birahi
  • Ciri pertama burung terlihat sering mencabuti bulunya.
  • Kemudian burung sering terlihat mengawini tangkringan di dalam sangkarnya.
  • Lovebird terlihat sangat galak dan agresif.
  • Lalu, burung tidak akan berbunyi dan jika berbunyi akan sangat jarang.


Nah untuk lovebird yang sedang over birahi ketika sedang beternak, sobat bisa melihat cirinya di bawah ini,
  • Lovebird akan sering menyerang pasangannya
  • Burung akan sering meninggalkan sarangnya meski sedang meloloh anakannya,
  • Sering membuang telur yang berada di dalam sarang atau mengacak ngacak sarang.


Kemudian setelah mengetahui ciri di atas dan ternyata lovebird sobat memiliki ciri tersebut, berarti burung sobat sedang mengalami over birahi, dan untuk cara mengatasi lovebird birahi kami akan memberikan sedikit informasi untuk sobat, berikut ulasannya.

Cara Mengatasi Lovebird Over Birahi


1. Ganti Pakan Lovebird
Untuk mengatasi masalah pada lovebird yang sedang mengalami birahi yang over sebaiknya ganti dan hindari jenis makanan seperti,
  • Kangkung
  • Jagung Muda, dan
  • Biji kuaci

Ke tiga jenis makanan tersebut mengandung protein tinggi yang dapat membantu lovebird mengalami proses birahi secara cepat. Jadi ketika burung sedang mengalami birahi over sebaik nya hindari makanan tersebut. memang benar kangkung, jagung muda dan biji kuaci dapat meningkatkan birahi dan mempercepat masa perkawinan, namun apabila makanan tersebut di berikan pada burung yang sedang mengalami masa birahi berlebih atau sedang bertelur maka secara otomatis indukan akan selalu keluar sarang dan tidak mau mengerami telurnya dan juga terkadang bisa membuang telur yang ada di dalam sarang.

Dan cara yang efektik mengatasi lovebird over birahi yang tepat dalam kasus ini adalah dengan membuang atau mengganti ke tiga jenis pakan tersebut dengan jenis pakan lain. Seperti pakan eeg food ketika sedang merawat anakan lovebird atau sedang masa pengeraman.


2. Mandikan Burung
Kemudian perawatan selanjutnya adalah dengan memandikan burung, cara ini umum di lakukan oleh semua jenis burung seperti megatasi kenari over birahi, murai batu over birahi  dan tidak terkecuali lovebird.  dan durasi memandikan lovebird usahakan jauh lebih lama jika di banding hari biasa dan tingkatkan pemandiannya misalnya jika sehari satu kali saja setiap pagi, kali ini lakukan 3 kali dalam sehari setiap pagi siang dan sore hari.

Dan jangan di paksa burung untuk mandai ketika malam hari, di khawatirkan burung malah sakit karena berbeda burung berbeda pula karakternya.

                            
3. Kurangi Penjemuran Burung
Selanjutnya dalam mengatasi burung lovebird over birahi dengan mengurangi durasi penjemuran lovebird. jika tadi proses pemandian di tingkatkan lain halnya dengan proses penjemuran yang malah di kurangi durasinya. Jika biasanya penjemuran di lakukan sekitar 1 sampai 2 jam maka ketika lovebird mengalamai OB sebaiknya kurangi hingga 15 atau 20 menit lama penjemuran. karena lamanya penjemuran dapat meningkatkan Ob pada burung lovebird.


4. Pindahkan Burung di Kandang Umbaran
Lalu pindahkan lovebird kekandang umbaran, lakukan pengumbaran pada burung agar burung merasa lebih fres dan bebas bergerak serta tidak gampang stress ketika burung sedang mengalami OB tinggi. Kandang umbaran bisa sobat buat menggunakan besi atau kawat dan memiliki ukuran yang lebih besar.

Rabu, 26 Oktober 2016

Tips Menjaga Kondisi Burung Kacer Agar Tetap Stabil

By on 01.53
Tips Menjaga Kondisi Burung Kacer Agar Tetap Stabil
Burung kacer dikenal rentan mengalami perubahan, baik akibat perbedaan perlakuan / perawatan maupun lantaran sifat / karakternya. Beberapa perubahan tersebut terkadang membuat senang pemiliknya, karena kacer mendadak gacor. Tidak sedikit pula perubahan yang membuat galau sang pemilik, terutama ketika burung menjadi sering salto atau bahkan mbagong. Berikut ini tips menjaga kondisi burung kacer agar tetap stabil.
                                                         Image result for burung kacer
Walaupun kacer memiiliki sifat mudah berubah perilakunya, namun jenis burung ini cukup laris manis di pasaran.
Burung kacer yang dikenal sobat-sobat kicaumania di Indonesia terdiri atas kacar dada putih / kacer poci dan kacer dada hitam / kacer hitam.
Jenis kacer yang disebut terakhir banyak dipelihara dan/atau dilombakan di Kalimantan. Adapun kacer poci umum dipelihara dan/atau dilombakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan.
Perawatan keduanya tidak jauh berbeda, namun sebagian kicaumania berpendapat bahwa kacer poci lebih rentan mengalami perubahan perilaku.
Untuk menjaga agar kondisinya tetap stabil, terutama kondisi fisik, emosi, dan mental, maka diperlukan perawatan secara teratur setiap harinya. Adapun beberapa contoh perubahan perilaku yang paling sering terjadi pada burung kacer, antara lain:
  • Macet bunyi, padahal sebelumnya sangat rajin berbunyi.
  • Burung cenderung kembali liar / giras, padahal sebelumnya sudah jinak.
  • Burung menjadi sering salto.
  • Burung mulai sering mbagong / mbalon.
Beberapa perubahan perilaku itu sangat berkaitan dengan pola perawatan harian dan pakan yang diberikan. Karena itu, perhatikan beberapa tips perawatan berikut ini agar kacer tidak mengalami perubahan-perubahan tersebut.
1. Konsisten dalam perawatan
Perawatan harian harus dilakukan secara teratur dan konsisten. Jika kacer sering dimandikan pada pagi hari, maka lakukan hal yang sama setiap harinya. Demikian pula pakan utama dan pakan tambahannya, harus diberikan sesuai dengan kebiasaannya selama ini.
2. Jangan terlalu sering ganti sangkar
Kalau Anda terlalu sering mengganti sangkar, maka burung kacer yang menghuninya mudah stres. Dalam berbagai kasus, burung akan menjadi sering salto. Kebiasaan itu akan sulit dihilangkan, meski sangkarnya dianggap nyaman.
Apabila terpaksa ingin menggantinya dengan sangkar baru, cara yang terbaik adalah memindahkan burung beserta tenggeran / tangkringan dan tempat pakan dan tempat air minumnya ke dalam sangkar yang baru, bahkan dengan posisi yang sama seperti pada sangkar lama.
Dengan demikian, burung tidak akan mudah stres dan tetap aktif bunyi. Beberapa hari kemudian, setelah burung beradaptasi, maka tenggeran maupun tempat pakan / air minum bisa diganti sesuai keinginan Anda.
3. Jangan sering berpindah tempat gantangan
Dalam perawatan hariannya, penempatan sangkar sangat berpengaruh terhadap perilaku kacer. Apabila sangkar digantang di tempat nyaman, sejuk, dan sedikit berisik (misalnya dekat air mengalir, jauh dari keramaian), burung pun cenderung rajin berbunyi.
Namun jika tempat gantangan sering berpindah-pindah, misalnya beberapa kali sehari, maka perilaku kacer akan cenderung berubah. Burung rentan mengalami stres, salto, bahkan mbagong.
Perlu diketahui, kacer merupakan burung teritorial yang kurang aktif. Ini berbeda dari pleciyang suka berpindah-pindah tempat. Jika terlalu sering memindahkan sangkar di tempat berbeda setiap harinya, tentu akan mengganggu kondisi mental burung kacer tersebut.
4. Menjaga emosi
Menjaga emosi merupakan hal yang paling sulit, terutama bagi para pemula yang selalu penasaran ingin mengamati penampilan burungnya. Mengadu kacer yang masih belum siap tentu bisa mengganggu kondisi fisik dan mentalnya. Jika dipaksakan, kacer pada akhirnya akan mengeluarkan jurus ampuhnya: mbagong / mbalon.
Menjaga emosi kacer bisa dilakukan dengan menjauhkannya dari burung sejenis maupun burung tipe fighter lainnya seperti murai batu. Usahakan agar kacer tak melihat maupun mendengar suara kicauan burung sejenis atau burung fighter lainnya.
Dengan alasan itu pula, sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan kaca cermin di depan burung kacer, lantaran penasaran ingin tahu seperti apa penampilannya.
Itulah empat tips singkat menjaga kondisi kacer agar tetap stabil yang bisa dilakukan dalam rawatan harian. Semoga kacer Anda makin rajin berkicau serta memiliki karakter dan mental yang lebih baik.

Mengatasi Ciblek Macet Bunyi

By on 01.17
Mengatasi Ciblek Macet Bunyi
Ciblek gunung banyak digemari rekan-rekan kicaumania sebagai burung masteran, burung kelangenan, atau untuk dilombakan. Sebagaimana jenis burung kicauan lainnya, ciblek gunung alias cigun juga bisa mengalami macet bunyi. Kalau cigun sampai macet bunyi,  biasanya butuh waktu cukup lama agar burung mau berkicau kembali. Berikut ini tips perawatan ciblek gunung macet bunyi
                                                        Image result for burung ciblek

Banyak kicaumana yang memelihara ciblek gunung karena terpikat oleh suaranya yang mirip tembakan (istilah kerennya suara ngebren). Suara tembakan ciblek gunung yang rapat kerap dimanfaatkan untuk memaster burung kicauan lainnya seperti murai batu dan cucak hijau.
Perawatan harian ciblek gunung agar rajin berkicau tidak bisa dipisahkan dari pemberian pakan tambahan / extra fooding (EF), terutama serangga. Jika hal itu diabaikan, burung cenderung menjadi kurang aktif, sering nyekukruk (mengembangkan bulu), dan malas berkicau. Dalam kondisi stres yang lebih parah, burung bisa mengalami kondisi macet bunyi.
Mengatasi ciblek gunung yang macet bunyi akibat kesalahan perawatan tentu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada macet bunyi akibat faktor lain, misalnya sangkar terjatuh, takut predator, atau kalah mental. Tapi dengan melakukan penanganan secara tepat dan teratur, cigun yang macet bunyi pun dapat dikembalikan ke kondisi semula dalam waktu tidak terlalu lama.
Berikut ini beberapa tips perawatan ciblek gunung ketika mengalami macet bunyi:
1. Menambah jatah EF
Selama perawatannya, ciblek gunung yang macet bunyi diberi EF dalam porsi lebih banyak dariada biasanya. Pakan tambahan yang bisa diberikan adalah:
  • Satu cepuk kecil kroto segar dan bersih, yang diberikan pada pagi dan sore hari.
  • Satu cepuk kecil ulat kandang (UK), diberikan setelah burung dimandikan atau saat burung dijemur.
Untuk mempercepat pemulihan kondisinya, berikan voer yang memiliki kadar protein tinggi. Ada beragam jenis dan merek voer di pasaran, namun Anda harus memilih mana yang paling cocok untuk burung, tanpa menimbulkan efek samping seperti kotoran jadi encer, berubah warna, dan berbau.
2. Pisahkan dari burung lain
Untuk sementara waktu, ciblek gunung yang macet bunyi dipisahkan dari burung sejenis yanggacor. Dianjurkan pula untuk menggantang sangkarnya di tempat teduh pada siang hingga sore harinya, misalnya di bawah pohon yang rindang.
3. Kurangi mandi, tambah durasi penjemuran
Mandi sebaiknya dilakukan seperlunya saja, atau tidak terlalu sering. Kalau biasanya burung mandi dua kali (pagi dan sore), maka selama terapi pemulihan ciblek gunung cukup mandi sekali saja, yaitu pada pagi hari, atau bisa juga beberapa hari sekali.
Setelah dimandikan, burung langsung dijemur dengan durasi penjemuran lebih lama daripada biasanya. Waktu yang baik untuk menjemur burung adalah pukul 06.30 hingga 10.00. Jangan menjemur saat sinar matahari sudah terik, karena bisa berdampak lebih buruk terhadap burung.
4. Tempel dengan burung betina
Anda bisa menempelkan / mengecas ciblek gunung yang macet bunyi dengan ciblek gunung betina. Kalau tidak ada cigun betina, Anda juga bisa menggunakan betina dari jenis ciblek lainnya, karena tetap bisa membantu merangsang burung untuk kembali mengeluarkan suaranya. Cara yang biasa dilakukan adalah menggantang sangkar keduanya dalam jarak dekat pada saat dijemur.
5. Sangkar full kerodong pada malam hari
Mengerodong sangkar secara penuh / full pada malam sampai pagi hari dapat membantu burung beristirahat total, sekaligus mengumpulkan kembali energinya agar dapat digunakan beraktivitas pada esok harinya. Dengan begitu, ketika dikeluarkan pada pagi harinya, burung akan tampil lebih fit dan bugar, sehingga bisa merangsangnya untuk berkicau.
Demikianlah beberapa tips mengenai cara merawat dan mengatasi burung ciblek gunung yang macet bunyi.

Selasa, 25 Oktober 2016

Cara Cepat Agar Pleci Buka Paruh dan Ngerol

By on 04.44
Senang rasanya memiliki burung pleci atau Kacamata bisa buka paruh ditambah ngeroll. Namun untuk mendapatkan burung yang seperti itu akan mahal harganya. Nah bagaimana kalau kita mencoba tips dari Wawan.solo yaitu Cara Cepat Membuat Pleci Buka Paruh dan Ngeroll.

                                                Image result for pleci


Pertama dan wajib adalah anda harus mempunyai burung pleci jantan terlebih dahulu, hehehe... kalau belum punya silahkan beli di pasar burung yang diombyokan karena harga lebih murah, tapi harus yang jantan ya memilihnya. 
Oke langsung kita praktekkan cara agar pleci mau buka paruh dan ngeroll. Pertama adalah hentikan dahulu pemberian makanan voer dan buah. Selama proses pemberhentian makanan tersebut anda bisa memberikan ulet kandang (bukan ulat hongkong) kurang lebih 1/2 wadah kecil/cepuk, kasih susu kental manis pada siang harinya. Jemur Pleci dari jam 5 pagi sampai jam 1 siang. Setelah penjemuran maka lakukan proses pemasteran. Nah ini kuncinya, kalau biasanya para kicau mania memaster burung pleci pada malam hari dengan suara yang lirih/volume kecil, maka sekarang lakukanlah pemasteran setelah penjemuran dan gunakan volume yang keras atau kalau bisa gunakan speaker yang besar biar power juga gede, lakukan minimal 1jam.

Pada malam hari biarkan pleci tanpa kerodong dan usahakan gantung ditempat yang tinggi. Jika pleci sudah bisa buka paruh dan mau ngeroll maka ubahlah menu makanan dengan buah pisang, susu (untuk siang hari), madu (untuk malam hari), ulet kandang 1 sendok teh. Itulah sedikit tips cara cepat membuat pleci buka paruh dan ngeroll.

Ramuan Rahasia Untuk Cucak Ijo Agar Gacor

By on 04.34
6 Ramuan Rahasia Untuk Cucak Ijo

Para pemelihara burung berkicau seperti Cucak Ijopada zaman dahulu dalam mengatasi berbagai masalah perawatan menggunakanramuan tradisional, hal tersebut dilakukan mungkin karena belum adanya produsen obat khusus untuk burung pada waktu itu. Pengobatan menggunakan ramuan tradisional pada CI memang sudah banyak yang membuktikan kemanjurannya dan tentunya tidak banyak mengeluarkan biaya.

                                                 Image result for cucak hijau

Perawatan murah untuk burung berkicau


Pengobatan dengan ramuan tradisional memang bisa menjadi solusi bagi anda yang kebetulan sedang berkantong tipis, karena bahan-bahan yang diperlukan tidak mahal atau bahkan bisa anda dapatkan disekitar lingkungan anda. Berikut beberapa ramuan tradisional untuk atasi permasalahan burung cucak ijo anda:

1. Cucak ijo kurang gacor

Ramuan tradisional berikut untuk mengatasi CI yang sudah berumur lebih dari 1 tahun namun tidak gacor. 
Masukan tempat minuman yang berisi madu kedalam sangkar. Oleskan madu pada pisang yang akan diberikan pada burung dan berikan EF jangkrik 1 ekor pagi dan sore hari (*buang kepala jangkrik, kemudian masukan jahe seukuran voer kedalam tubuh jangkrik).

 

2. Menjernihkan suara cucak ijo

Bagi anda yang burung  CI-nya sedang bersuara serak, cobalah ramuan tradisional berikut untuk mengatasinya.
Berikan air teh yang tidak terlalu manis dan campurkan air perasan jeruk nipis (cukup setengah potong jeruk nipis) sebagai pengganti air minum. Pemberian air minum tersebut cukup 2 kali dalam seminggu.

 

3. Ramuan tradisional untuk menjaga kesehatan cucak ijo

Menjaga kesehatan burung CI sangat penting agar tubuh selalu dalam kondisi fit dan selalu rajin berkicau.
Sediakan jahe, kunyit, dan kencur *masing-masing cukup 1 ruas/buah. Kemudian semua bahan tersebut diparut dan diperas airnya. Air perasan tersebut anda campurkan kedalam tempat minum burung. (*jika burung tidak mau minum, ambil tempat makan, minum, dan pisang selama penjemuran. Setelah proses penjemuran selesai baru kemudian masukan tempat minum yang sudah dicampurkan air perasan tersebut, biasanya burung akan langsung meminumnya). Lakukan pemberian ramuan tradisional ini minimal 1 bulan sekali.

4. Mematikan bakteri pada sangkar

Kotoran burung yang terdapat dalam sangkar bisa menimbulkan berbagai macam bakteri yang berbahaya bagi kesehatannya, untuk itu pembersihan kandang perlu dilakukan setiap saat agar terhindar dari tumbuhnya bakteri.

Selain pembersihan, kandang juga perlu disterilkan yaitu dengan menggunakan ramuan tradisional berikut.
Siapkan sprayer/semprotan dan 1 batang rokok. Buka bungkus rokok dan ambil isinya, kemudian rendam dalam wadah yang berisi air kurang lebih 1 liter selama satu hari. Air rendaman rokok dimasukan kedalam sprayer, lalu gunakan untuk menyemprot kandang/sangkar sesudah kotoran dibersihkan terlebih dahulu. Setelah disemprot kemudian bilas sangkar dengan air biasa sampai aroma tembakau hilang. Lakukan penyemprotan air tembakau tersebut minimal 2 minggu sekali.

 

5. Mengatasi kutu pada burung

Burung yang terdapat kutu pada bulunya tentunya akan sangat tidak menarik diperhatikan karena biasanya akan selalu menyisir bulu dan efeknya jadi tidak mau berkicau. Untuk mengatasi hal tersebut cobalah lakukan pengobatan dengan ramuan berikut.
Bahan yang diperlukan adalah kapur sirih (1 sendok), daun sirih (6-10 lembar), dan sprayer. Cara membuat ramuannya, rebus daun sirih dan kapur sirih dalam wadah berisi 2 liter air sampai mendidih. Setelah selesai direbus, biarkan sampai dingin.  
Setelah air rebusan dingin, masukan kedalam sprayer dan gunakan untuk menyemprot burung yang terkena kutu sampai basah bulu-bulunya. Kemudian angin-anginkan burung sampai bulu-bulunya agak sedikit mengering dan selanjutnya burung disemprot dengan air biasa sampai basah kuyup, lalu diangin-anginkan kembali sampai kering baru kemudian dikerodong. Proses pengobatan kutu ini bisa dilakukan 2 hari sekali pada waktu  pagi dan sore hari.

6. Ramuan tradisional EF untuk cucak ijo

Extra fooding atau makanan tambahan memang sangat diperlukan untuk burung peliharaan. Berikut makanan tambahan yang bisa anda racik untuk burung CI kesayangan anda.
Sediakan 1 putih telur, 2 sendok kroto bersih, 1 apel merah yang sudah dihaluskan. Kemudian campurkan semua bahan dan aduk hingga merata, selanjutnya siapkan wadah yang kedap udara (bisa menggunakan toples plastik) kemudian olesi minyak goreng. Masukan ramuan kedalam wadah tadi, lalu taruh di kulkas. Berikan ramuan tersebut 1 sendok teh setelah burung dijemur. *ramuan yang disimpan dalam kulkas bisa bertahan kurang lebih selama 6-8 hari, jika ramuan sudah berbau tidak sedap sebaiknya jangan diberikan.